TEMPO Interaktif, Jakarta - Mandala Airlines dinilai kurang cermat memilih rute penerbangan sehingga mengalami kesulitan yang berdampak penghentian operasi sejak tiga hari lalu. Padahal bisnis penerbangan nasional memiliki potensi pasar yang cukup besar dan terus berkembang setiap tahun. “Mandala terlalu banyak ekspansi ke luar negeri,” kata pengamat penerbangan niaga nasional, Arista Atmadjati, di Jakarta kemarin.